Beata Maria Helena Stollenwerk

Spread the love

Beata_Maria_Helena

Penyerahan tanpa syarat kepada kehendak Allah

Anna Helena Stollenwerk lahir pada 28 November 1852 di Rollenbroichs, Jerman. Ayahnya, Johann Peter Stollenwerk bekerja di bidang pertanian. Anna Maria Bongard, ibunya, adalah seorang wanita yang baik dan murah hati. Sebelum Helena lahir, ibunya telah mendedikasikannya kepada Bunda Maria. Oleh kasih karunia Allah dan pendidikan yang baik oleh orang tua yang benar-benar Kristen, dia tumbuh berkembang menjadi anak yang saleh.

Helena menjadi besar di tengah sebuah paroki yang hidup. Dia ikut serta dalam perayaan ekaristi mingguan dan pada pelajaran agama sekolah minggu pada sore harinya. Yang paling menarik minatnya adalah Perkumpulan Kanak-Kanak Yesus yang bertujuan menarik dan membina minat anak-anak untuk merasa senasib dan solider dengan teman-teman sebayanya di tanah-tanah misi. Perkumpulan ini menerbitkan empat kali setahun sebuah majalah yang memuat pengalaman para misionaris. Helena selalu rajin membaca majalah ini. Melalui majalah ini dia pun perlahan mengenal dunia luas. Dalam terbitan khusus tahunan, Helena membaca kisah-kisah menarik tentang anak-anak di Cina yang ditinggalkan sendirian di dalam Lumpur. Dari bacaan itu dia pun bisa mengetahui apa yang terjadi di dalam dunia. Horison yang sempit perlahan dibuka.

Sejak kecil, Helena sudah memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang misionaris, terutama ke Cina. Setelah memperoleh izin untuk bergabung dengan sebuah kongregasi misionaris, Helena tidak menemukan satupun kongregasi misi bagi para biarawati di Jerman. Ia kemudian bertemu dengan Sto. Arnoldus Janssen di Steyl, dan memohon agar diterima dalam kongregasi bagi wanita yang akan ia dirikan. Sto. Arnoldus yang belum siap dengan rencananya menerima Helena dan dipekerjakan sebagai pelayan bagi rumah misi.

Pada tanggal 8 Desember 1889, kongregasi Misi Abdi Roh Kudus terbentuk dan Helena langsung memasuki masa postulannya. Pada tanggal 17 Januari 1892, tepat pada Pesta Nama Kudus Yesus, ia menerima jubah religius dari Sto. Arnoldus, dan menerima nama Maria. Dalam masa novisiatnya, Sto. Arnoldus menunjuk Helena sebagai pembimbing para novis, karena ia kekurangan tenaga pembantu. Helena juga menjadi superior bagi kongregasinya, sekaligus pendiri bersama dengan Sto. Arnoldus.

Pada Maret 1894, Helena mengikrarkan kaul kekalnya, dan ia menjadi superior dalam kongregasi baru itu. Ia mempersiapkan banyak biarawati untuk dikirim dalam misi ke Argentina pada tahun 1895, dan kemudian ke Togo. Pada 8 Desember 1896, St. Arnoldus menderikan biarawati-biarawati Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi, yang membaktikan hidupnya dengan bertapa dan berdoa.

Ia berusaha untuk menjalankannya hari demi hari, bahkan sampai harus mengorbankan impiannya yang amat berharga dan kerinduan hatinya untuk pergi ke Tiongkok untuk menyelamatkan ‘jiwa-jiwa yang malang’ dan menghantar mereka kepada Allah dalam Sakramen Baptis. Pada tahun 1898, Helena berpindah ke Kongregasi Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi dan memasuki masa novisiat dengan nama Maria Virgo.

Maria Helena Stollenwerk, S.Sp.S.A.P. meninggal dunia pada 3 Februari 1900 di Steyl, Limburg, Belanda. Pada 17 Mei 1996, ia dibeatifikasi oleh Paus Sto. Yohanes Paulus II.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *