New Normal Penuh Harapan

Spread the love
Errol Jonnathan CEO Radio Suara Surabaya

” kompetensi 4.0 bagi para suster SSpS adalah menjadi “influencer“… kata Errol Jonathan..

          “Meminjam kata Errol: SSpS adalah “influencer” di era 4.0, era new normal atau yang sering digemakan oleh SSpS adalah berani berjejaring (networking). Spirit SSpS terkait hal ini kini terjadi dan nyata di era new normal yang kemungkinan akan menjadi “habit” bagi setiap insan manusia di masa yang akan datang.

            Para suster SSpS Provinsi Maria Bunda Allah Jawa mengikuti seminar bertajuk “Memasuki Masa Normal Baru dengan Penuh Harapan” bersama Bapak Errol Jonathan CEO Radio Suara Surabaya pada 5 September 2020 pukul 16:30-18:30 WIB. Seminar berdurasi 45 menit ini dimoderatori oleh Sr. Devina, SSpS dan dua Host Sr. Theresa dan Sr. Dewi, SSpS.

            Seminar ini disambut baik oleh para suster dari komunitas masing-masing baik dari jenjang Postulan hingga para suster senior. Acara seminar webinar ini merupakan seminar perdana menggunakan zoom bagi para suster, setelah masa pandemic covid-19.

Komunitas St. Vincentius a Paulo-Surabaya (Dok. Screenshoot)

Acara ini dimulai dengan “cuap-cuap” atau saling menyapa setelah lama tidak pernah berjumpa, dan dibuka dengan doa bersama dipimpin oleh Sr. Romaida, SSpS dilanjutkan dengan sambutan oleh Sr. Ludovica, SSpS sebagai symbol seminar dibuka secara resmi oleh Dewan Provinsi. Dalam sambutannya Sr. Ludovica, SSpS menyampaikan agar para suster memasuki masa new normal dengan penuh harapan.

            Errol dalam seminarnya memaparkan mengenai perkembangan tekhnologi sejak era 2.0 hingga 4.0 yang saat ini sedang dihadapi oleh seluruh insan manusia. Ia berharap agar para suster SSpS Provinsi Jawa menjadi influencer bagi semua bagi semua orang baik dalam hidup karya maupun ketika membangun jejaring melalui berbagai media yang digunakan. “Influencer” ini pun dalam kata yang sering digemakan oleh SSpS adalah berani berjejaring dengan siapa saja dalam karya demi pewartaan nilai-nilai injil kepada semua orang.

Setelah sesi tanya jawab, Seminar ini  pun ditutup dengan sebuah kutipan kalimat bijak dari Jak Ma yakni;

“If you want to be champion in the 21st century, you have to empower other people and make sure they are much better people than you. That way you will be successful. “

“Jika Anda ingin juara di abad 21, Anda harus memberdayakan orang lain dan memastikan mereka adalah orang-orang yang jauh lebih baik dari Anda. Dengan begitu Anda akan sukses.”

 Acara ini ditutup dengan saling menyapa dan doa bersama.

Komunitas St. Agnes Surabaya (Dok. Screenshoot)

               Tim Infokom

 

 

2 thoughts on “New Normal Penuh Harapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *