TPP dan Visi Misi Kapitel Provinsi

Spread the love

RESOLUSI-RESOLUSI DAN REKOMENDASI-REKOMENDASI KAPITEL PROVINSI XX, 21 – 29 OKTOBER 2013

VISI, MISI, KOMITMEN PROVINSI MARIA BUNDA ALLAH, 2014 – 2016

VISI : Didayai oleh Roh Kudus, Berbagi Kabar Gembira di Tengah-tengah Masyarakat.
MISI : Misi Yesus, Misi Kita.
KOMITMEN : Melaksanakan Resolusi-resolusi dan Rekomendasi-rekomendasi Kapitel Provinsi XX.

Resolusi-resolusi Kapitel Provinsi XX :

  • Dijiwai oleh Roh Kudus, masing-masing Suster menjadi diri yang siap sedia untuk merangkul setiap orang dengan belas kasih dan sukacita.
  • Setiap Suster dan Komunitas mensyukuri dan memelihara kehidupan dengan memilih gaya hidup sehat dan seimbang melalui olah raga, olah pikir, olah rasa dan olah batin.
  • Dijiwai oleh Roh Kudus, masing-masing Suster membudayakan komunikasi yang menghidupkan dengan berani melakukan klarifikasi untuk mencapai rekonsiliasi.
  • Membentuk Tim Promosi Panggilan yang dipimpin oleh satu suster full time dan membuat terobosan promosi panggilan yang efektif, inovatif dan berjejaring sesuai dinamika orang muda sehingga tiap komunitas mampu mengirim minimal satu calon dalam waktu tiga tahun.
  • Setiap Komunitas dan Karya mewujudkan JPIC as way of life dengan :
    • Mencari cara-cara kreatif untuk reduce, reuse dan recycle sampah plastik.
    • Menyelenggarakan program sosialisasi – edukasi – prevensi human trafficking, KDRT dan kehamilan yang tidak dikehendaki dan setiap Komunitas terbuka untuk menampung korbannya.
  • Setiap Komunitas dan Karya memberikan kesejahteraan hidup layak bagi mitra misi kita.
  • Menghidupkan Spiritualitas dan Karisma SSpS dalam setiap karya Provinsi, antara lain melalui pembinaan mitra misi kita oleh Tim Spiritualitas Karya.
  • Setiap Komunitas terbuka untuk melayani pembinaan orang muda katolik.

Rekomendasi-rekomendasi Kapitel Provinsi XX :

  • Setiap tahun secara bergilir Komunitas Syalom dan St. Martha mengadakan program “come and see” untuk membantu orang muda dalam membuat pilihan hidup (Komunitas Syalom, Batu dan St. Martha, Claket).
  • Menertibkan aset-aset Kongregasi dan legalitasnya dengan melibatkan para PIKO di komunitas yang bersangkutan, antara lain penyelesaian masalah tanah yang hilang di Syalom (Bendahara Provinsi dan Pengurus Badan Hukum).
  • Masing-masing komunitas mempunyai karya pemberdayaan orang kecil dan mengadakan sharing pengalaman di tingkat provinsi minimal setahun sekali.
  • Mengutus suster untuk mempelajari situasi RSK St. Antonius, Lombok dan membantu manajemen menemukan cara tepat menjadi Rumah Sakit mandiri sehat (Tim Pimpinan Provinsi).
  • Dana solidaritas digunakan untuk program pemberdayaan dan beasiswa dengan ikatan dinas, dikelola oleh Bendahara Provinsi.
  • Rumah sakit mengirim laporan sumbangan kesehatan kepada para PIKO suster yang bersangkutan (RSK Budi Rahayu, Blitar dan RSK St. Vincentius a Paulo, Surabaya).
  • Menyelenggarakan program terintegrasi dan pendampingan bagi para suster lansia di Komunitas St. Vincentius a Paulo, Surabaya (Komunitas RSK St. Vincentius a Paulo, Surabaya).